Rumah Pegawai Bawasda Rohul Dirampok, Korban Ditodong Pistol dan Disandera

ROHUL,PoskoNews.com – Tiga Perampok profesional dan berpistol berhasil masuk rumah dan menjarah sejumlah barang milik Muslim, warga Lubah Hulu jalan Hang Tuah nomor 72 Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Sabtu malam (1/10/2016) sekitar pukul 21.00 Wib

Informasi yang dihimpun PoskoNews.com di TKP menyebutkan, tiga perampok itu berhasil masuk ke rumah Pegawai di Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Rohul itu, dengan cara merusak terali bagian belakang rumah dan langsung menodongkan pistol kepada korban yang baru saja pulang dari Masjid dan istri korban bernama Deslinawati serta satu anaknya yang saat itu berada dalam kamar.

Korban berikut istri dan anaknya, lalu disandera dengan cara menguncinya dalam kamar. Kemudian dengan leluasa para pelaku berhasil menjarah mas pehiasan, mengambil uang dalam brankas serta membawa empat unit handphone. Selanjutnya, sebelum kabur, perampok menggiring korban dan anak istrinya ke kamar mandi untuk dikurung dan dikunci dari luar

Penyidik Polres Rokan Hulu yang dilaporkan adanya peristiwa perampokan itu, langsung turun ke TKP dan melakukan olah TKP dan serta minta keterangan korban dan istrinya.

“Kami saat itu berada dalam kamar secara tiba tiba masuk seorang pria bertopeng dan langsung mengacungkan pistol meminta bukakan brankas, kalau tidak saya akan di tembak,”kata Sri deslinawati sembari menagis tersedu dihadapan penyidik dan keluarganya.

Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, para perampok yang sudah berhasil membawa kabur barang jarahannya.

“Perampok berhasil membawa berbagai macam jenis perhiasan mas, sejumlah uang dan empat unit handphone,” kata mukhlis, abang ipar Muslim kepada PoskoNews.co di TKP, sesaat setelah kejadian tanpa mau merinci nilai uang dan perhiasan mas yang dibawa kabur.

Disebutkan Mukhlis, mas perhiasan yang dilarikan perampok itu merupakan mas milik salah satu keluarganya yang diditipkan kepada istri korban Deslinawati yang merupakan adik kandung Mukhlis.

Keterangan Deslinawati di depan penyidik yang mendatangi rumahnya usai kejadian itu menyebutkan, ada sebanyak 20 gram mas dan uang sekitar Rp. 10 juta yang digondol para rampok itu.

Pantauan di TKP, sampai pukul 23.00 Wib malam ini, ratusan masyarakat Pasir Pengaraian yang merasa terusik ketenangannya mendengar kasus perampokan itu, berduyun duyun mendatangi rumah korban.

Sementara pihak Kepolisian sampai sejauh ini belum bisa dimintai konfirmasi karena masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi saksi. (Yus)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.