Rohul Segera Miliki 20 Desa Pemekaran Baru

ROHUL, PoskoNews.com – Alhamdulillah, dalam waktu dekat jumlah desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau akan bertambah.

Hal itu terkait telah dipenuhinya persyaratan 20 desa pemekaran baru di wilayah tersebut yang saat ini sudah proses registrasi desa oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Informasi yang dihimpun PoskoNews.com, dari 27 pemekaran desa yang diusulkan Pemkab Rohul dan diproses di Pemprov Riau, ada sekitar 20 desa yang memenuhi syarat untuk dimekarkan.

Ke 20 desa tersebut yakni, 8 desa di Kecamatan Tambusai Utara yakni pemekaran dari desa Mahato Induk, yaitu, Desa Mahato Suka Jaya, Mahato Bandar Selamat, Mahato Timur, Mahato Kanan, Mahato Hulu, Mahato Riau Makmur, Mahato Suka Maju dan Mahato Cindur Jaya.

Selanjutnya 4 desa di Kecamatan Tambusai, yaitu, Desa Bukit Senyum, desa Kumango Hulu, desa Koto Bangun dan Desa Sungai Kuning.

Kemudian dua desa di kecamatan Rambah Hilir, yaitu desa Tambah Jaya dan Desa Surau Tinggi.

Selain itu, satu desa di Kecamatan Bangun Purba yakni desa Payung Bersama yang merupakan pemekaran dari desa Bangun Purba Timur Jaya (BPTJ).

Selanjutnya dua desa di Kecamatan Bonai Darussalam, yaitu, desa Sontang 8 kali dan Desa Titian Gading. Dan satu desa di Kecamatan Kunto Darussalam, yaitu Desa Sei Murai yang merupakan pemekaran dari desa Muara Dilam.

Terakhir pemekaran dua desa di Kecamatan Ujung Batu, yaitu, desa Durian Sebatang dan Desa Ujung Batu Barat yang merupakan pemekaran dari desa Pematang Tebih.

Dengan keluarnya register 20 desa pemekaran baru tersebut untuk selanjutnya tinggal minta persetujuan pusat, maka jumlah desa di Rohul yang saat ini ada 146 desa akan menjadi 166 desa.

“Setelah keluarnya register Pemprov Riau melalui SK Gubernur terhadap 20 desa pemekaran itu, maka akan segera ditunjuk Pejabat sementara (Pjs) Kades dari PNS sesuai PP 47 tahun 2015 yang merupakan petunjuk pelaksanaan (Juklak) UU No 6 tahun 2014 tentang desa dan akan di evaluasi selama 3 tahun, “kata sumber di DPMPD Rohul kepada PoskoNews.com.

Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri, SH, menyambut baik dipenuhinya persyaratan 20 Desa pemekaran baru itu.

“Sesuai dengan syarat teknis dan adminiatratif tentunya ini respon yang baik bagi masyarakat, semoga segera kita proses dan kita tindak lanjuti dengan meminta persetujuan ke kementrian untuk diteruskan menjadi Perda agar desa ini defenitif sesuai dengan tahapan yang dIatur oleh UU,” kata Kelmi kepada PoskoNews.com, Selasa (13/2/2018).

Disebutkan Kelmi, saat ini pihaknya sedang menunggu laporan resmi dari Pemkab Rohul atas apa yang sudah dikerjakan dan terkait regiatrasi dari Pemprov Riau itu.

“Ini tentunya kebanggaan masyarakat yang sudah bertahun tahun memperjuangakan pemekaran desa itu dengan tujuan memperpendek rentang kendali pelayanan,”pungkas Kelmi. (Yth)

Tinggalkan Balasan