Kakek 70 Tahun Perkosa Bocah Kelas 2 SD Di Kebun Sawit Pagaran Tapah

PoskoNews.com – Sungguh bejad. Itulah kata yang tepat dialamatkan kepada seorang pria tua bangka berinisial MI (70) yang tega memperkosa murid kelas 2 SD, sebut saja namanya Melati (10), Sabtu (7/4/2018) sekitar pukul 16.00 Wib di Kebun kelapa sawit Desa Pagaran Tapah Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perbuatan bejad itu akhirnya diketahui dan dilaporkan ke polisi, sehingga pelaku diamankan Polsek Kunto Darussalam, Senin (9/4/2018)

Kronologis kejadian berawal Pada hari Minggu (8/4/2018) sekira pukul 16.00 wib, korban Melati pulang dari rumah pelaku MI yang juga kakek tiri korban.

Kemudian ibu korban melihat celana dalam anaknya ada darah, sehingga menanyakan kenapa berdarah dan dijawab korban bahwa kemaluannya digigit lintah.

Mendengar pengakuan anaknya itu, sang ibu tidak percaya, sehingga korban dibawa ke bidan dan dari hasil pemeriksaan bidan menyatakan bahwa keperawanan korban telah rusak.

Ibu korban kembali bertanya kepada anaknya kenapa kemaluannya rusak, namun korban tidak berani mengatakannya.

Kemudian bidan membujuk korban untuk mengatakan hal yang sebenarnya, sehingga meluncurlah  dari mulut korban cerita bahwa dia telah diperkosa oleh kakek tirinya MI itu.

Mendengar cerita tersebut, ibu korban selaku orang tua tentu saja tidak terima dan langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Kunto  Darussalam  untuk proses  hukum lebih lanjut.

Setelah menerima laporan itu, selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan ditemukan bukti yang cukup sehingga pada hari Senin 9 April 2018 sekira jam 21.00 Wib,  atas perintah Kapolsek Kunto Darussalam AKP Sihol Sitinjak dilakukan penangkapan terhadap pelaku MI dirumahnya.

Setelah di interogasi, pelaku MI mengakui perbuatannya telah mencabuli dan memperkosa korban, sehingga pelaku diamankan di sel Mapolsek Kunto Darussalam untuk penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan polisi untuk proses hukum lebih lanjut, “kata Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua melalui Paur Humas Ipda Nanang Pujiono SH, Rabu (11/4/2018). (Yth)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan