Warga Rohul Mendesak RSUD Rohul Buka Fasilitas Cuci Darah Bagi Pasien Gagal Ginjal

PoskoNews.com – Masyarakat Rokan Hulu (Rohul), Riau, mendesak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk segera menyediakan peralatan atau pengobatan Hemodalisa atau yang biasa disebut dengan cuci darah.

Padahal, Saat RSUD dipimpin dr Faisal Harahap dan Kepala Dinas Kesehatan Rohul, dr Griffino, keduanya pernah berjanji akan segera menyiapkan penanganan cuci darah tersebut pada tahun 2017 lalu.

Janji itu disampaikan Faisal dan Griffino didampingi pejabat BPJS Kesehatan Rohul, saat mengunjungi pasien gagal ginjal yang melakukan cuci darah di salah satu Rumah Sakit Swasta di Ujung Batu.

“Insya Allah kita adakan peralatan dan personil untuk penanganan cuci darah di RSUD Rohul tahun 2017 ini, “kata Faisal saat mengunjungi pasien cuci darah pada 6 Juli 2017.

Saat itu ada enam orang pasien cuci darah asal Rohul di RS Awal Bros Ujung Batu yang dikunjungi dua petinggi kesehatan Rohul itu, yakni,  Andi Lala, SE, Erdawati, S.Pd, Supriatin, Supriadi, Pak Hasibuan dan pak Ginting.

“Ya, benar pak Faisal dan pak Griffino saat mengunjungi kami, saat itu berjanji akan segera membuka penanganan cuci darah Di RSUD Rohul pada 2017,” kata Andi Lala kepada PoskoNews.com, Sabtu (14/4/2018).

Namun, lanjut Andi, sampai April 2018 ini, ternyata janji itu tinggal janji dan belum terbukti, sehingga mereka tetap berobat ke RS Awal Bros Ujung Batu sebanyak 2 kali seminggu atau 8 kali sebulan.

“Padahal, kalau segera dibuka di RSUD Rohul, kita gak susah lagi harus ke Ujung Batu, sehibgga bisa menghemat biaya, “kata Andi yang bersama teman temannya berasal dari Pasir Pengaraian, Tambusai, Kepenuhan, Tambusai Utara, Bangun Purba dan Rambah Samo itu.

Informasi yang dihimpun dari pasien hemodalisa Rohul menyebutkan, saat ini diperkirakan ada sekitar 150 orang penderita gagal ginjal di Rohul, sehingga perlu penanganan serius dari Rumah Sakit daerah itu, terutama RSUD Rohul.

Sementara itu Direktur RSUD Rohul dr Novil Raykel belum berhasil dikonfirmasi tentang pengadaan peralatan Hemodalisa untuk penanganan pasien cuci darah di Rohul tersebut. (Rpt)

Tinggalkan Balasan