Tari “Makan Bukancah” Raih Piala Gubri Dan Antarkan Rohul Ke Parade Tari Tingkat Nasional

PoskoNews.com – Satu prestasi mengagumkan kembali diraih Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), di ajang pentas seni di Riau.

Kontingen Rohul berhasil meraih Piala Bergilir Gubernur Riau pada pelaksanaan Parade Tari Daerah se Provinsi Riau tahun 2018 di Anjungan Seni Idrus Tin Tin Pekanbaru, Sabtu (7/7/2018).

Parade tari yang diikuti Kabupaten/Kota se Riau itu merupakan parade bergengsi yang dilaksanakan sekali setahun oleh Dinas Pariwisata Riau.

Ajang Parade ini sebagai pencarian bibit sekaligus seleksi tingkat Provinsi untuk mewakili Riau ke tingkat Nasional.

Parade Tari yang telah dilaksanakan 25 tahun, kabupaten Rokan Hulu telah mengikuti sebnayak 17 kali, namun baru kali ini berhasil meraih juara.

Berhasilnya Rohul menjadi pemenang dan meraih piala Gubri setelah mengangkat tradisi masyarakat yang melaksanakan masak bersama dan makan bersama serta nilai kegotongroyongan dengan nama MAKAN BUKANCAH.

Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmi, mengatakan bahwa Seni Tari tradisional merupakan suatu bagian dari peningkatan eksistensi kebudayaan melayu di ranah Riau .

“Untuk itu Juri diharapkan jujur dan tidak ada pesan serta laksanakan secara obyektif,”kata Fahmi.

Dilanjutkan Fahmi, Upaya melestarikan budaya khususnya tari, karena memiliki nilai- nilai moral dan seni bagi penibgkatan peradaban melayu kini dan mada yang akan datang.

Hal itu juga sekaligus untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan budya melayu di tengah kebudayaan nasional.

Senentara itu dari data panitia lomba tari tersebut didapat informasi bawa penampilan  kabupaten/kita di ajang pentas tari itu yakni,

1.Tughun tanah kabupaten Siak
2.Tabak tenganai indragiiri Hulu
3.Menggantung Pekanbaru
4.Bemula memulai acara sebelum pengantin tiba Sri gemilang indra giri hilir
5.Makan bukancah Rokan Hulu
6.Mandi Bias mandi sebelum penganten
7.Berinai curi kota Dumai
8.Dontang dulang anak bako tak ada mamak tak ada adat
9.Tughun tongkang Bengkalis

Sementara dari kabupaten Kampar, Rohil dan Kepulauan Meranti tidak mengirim peserta.

Pentas tari itu dinilai oleh Dewan juri, di ketuai, Ertis Yulia Manikam dari TMII Jakarta, dengan anggota Iwan Irawan Permadi, Rina Deza Pati, Syafmanefi Alamanda S.Pd M.Si dan Dr. Susi Vivin Astuti S.Pd. M.Sn.

Saat pengumuman pemenang ketua Dewan Juri mengatakan pelaksanaan lomba bukan berarti membandingkan budaya satu dengan budaya lain, melainkan bagaimana dengan persaingan tersebut dapat masing masing maju dengan karakter dan ciri khas serta jati diri sendiri sehingga mempunyai nilai yang tinggi dan orisinal bagi daerah nya masing masing.

Dari 4 kategori penilaian, Rohul meraih :
Juara 1 untuk penyajian terbaik
Juara 1 untuk penata tari terbaik
Juara 1 untuk penata musik terbaik
Juara 3 untuk penata Rias dan Busana terbaik

Sehingga Rohul berhak mendapatkan Piala bergilir Gubernur Riau tahun 2018, sementara sebelumnya piala bergilir itu berada di Kota Pekanbaru.

Dengan hasil itu pula sekaligus kabupaten berjuluk Seribu Suluk itu akan mewakili Riau di ajang Tari daerah tingkat Nasional, pada Agustus 2018 ini di TMII Jakarta.

“Jita berterimakasih kepada Bapak Bupati, Pak Sekda dan semua pihak atas doa dan kontribusinya baik langsung maupun tidak langsung dengan prestasi ini,”kata Drs Yusmar M.Si,Kadis Pariwisata Kebudayaan Rohul, Minggu (8/7/2018).

Yusmar berharap Semoga prestasi kecil ini awal pertanda dari prestasi prestasi besar berikutnya dalam rangka membangun Rokan Hulu lebih baik.

Sementara Bupati Rohul, H.Sukiman menyambut baik atas prestasi yang dapat membanggakan Itu karena telah ikut mengharumkan nama baik Rohul di tingkat Provinsi.

“Apalagi Rohul juga sekaligus mewakili Riau di ajang Parade Tari Nasional nantinya, sehingga di harapkan dapat memacu dan mendorong lahirnya prestasi prestasi lainnya untuk meningkatkan eksistensi Rohul baik di Provinsi maupun di tingkat Nasional. Sehingga Rokan Hulu dapat terus maju dan sejahtera,’kata Sukiman. (Adv/Hms Pemkab Rohul)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan