BEM UPP Nanya Soal Wabup, Sukiman Terkesan Cuek Dan Alihkan Pembicaraan

PoskoNews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (BEM UPP), mempertanyakan keseriusan Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman, terkait Pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati Rohul, Riau, sejak tujuh bulan lalu.

Menurut Sekretaris Jenderal BEM UPP, M. Akbar Hermawan, beberapa kali pihaknya mempertanyakan proses pengusulan calon wakil Bupati Rohul yang lowong sejak 14 Pebruari 2018 lalu, namun Sukiman terkesan cuek dan jawabannya tidak nyambung.

“BEM UPP sudah dua kali menanyakan langsung ke pak Sukiman tentang proses pengusulan Wabup Rohul ke DPRD untuk dipilih, beliau cuek dan terkesan mengalihkan pembicaraan, “kata Akbar didampingi delegasi BEM UPP, Rahmat Solihin Bidang Kominfo dan Ariswansyah, Bidang Sospol saat konprensi pers di kantor Foswar, Senin sore (17/9/2018).

Di Sekretariat Foswar, delegasi BEM UPP diterima langsung oleh Ketua Umum Foswar Yusrizal Thamrin, Sekum Foswar Sarif Alamsyah, Ketua Harian Foswar Darmansyah serta beberapa wartawan Media Cetak, elekrronik dan Online.

Disebutkan M Akbar, pihaknya juga sudah mempelajari dan mencermati aturan tentang pengisian wakil Bupati itu serta audiensi langsung dengan pimpinan DPRD Rohul, ternyata persoalannya saat ini berada di Bupati Rohul.

“Kalau dari DPRD Rohul sendiri malah sudah mendesak Bupati untuk segera mengusulkan 2 nama calon Wabup itu, diantaranya melalui Surat Ketua DPRD 23 Agustus 2018 lalu, ” kata Akbar.

Akbar sangat menyayangkan lemah dan lambannya Bupati Sukiman yang juga Ketua DPC Gerindra Rohul itu dalam. Mengambil keputusan, terutama dalam menyatukan persepsi di kelompok partai pengusung.

“Jika dalam beberapa hari ke depan, Bupati belum juga mengirimkan 2 nama calon  Wabup untuk dipilih DPRD, maka masa BEM UPP akan melakukan aksi demo untuk mendesak Bupati,” ungkapnya.

Bupati Belum Balas Surat DPRD

Sementara itu Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri, SH membenarkan BEM UPP sudah melakukan konsultasi ke DPRD mempertanyakan proses pengisian kekosongan Wakil Bupati tersebut.

“Ya, tadi siang mereka (BEM UPP -Red) kesini ketemu kita, kita apresiasi saja Bang, ternyata mereka peduli dan fungsi kontrol mereka berjalan,” kata Kelmi, Senin (17/9/2018).

Disebutkan Kelmi, pihaknya sudah menjelaskan segala sesuatunya sesuai aturan, termasuk DPRD sudah mengirimkan surat kepada Bupati, 23 Agustus 2018 lalu, walaupun surat resmi DPRD itu sampai kini belum dibalas Bupati.

“Dan kita sarankan adik adik mahasiswa untuk menanyakan langsung hal itu ke Bupati, sementara surat kita yang belum dibalas Bupati, akan segera kita tindak lanjuti mengirim surat kedua, “tegas Kelmi. (Yth)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan