Mardoli, Caleg Nasdem Dari Perbatasan, Siap Berjuang Untuk Dapil 2 Rohul Lebih Maju

PoskoNews.com – Ratusan masyarakat Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu (Rohul), Riau, membulatkan tekad untuk mendukung dan memilih nama Mardoli untuk menjadi anggota DPRD Rohul pada Pemilu 2019 mendatang.

Kebulatan tekad itu dinyatakan warga yang terdiri dari Tokoh adat, Pemuka agama, Pemuda, tokoh perempuan pada acara Deklarasi MARDOLI for DPRD Rohul 2019-2024 di Bondar Minggu (30/9/2018)

Secara bergantian para tokoh yang datang dari Dusun Bondar, Tanjung Baru, Silayang Layang, Marihat, Gunung Intan, dan Tandihat tersebut berpidato mendukung Mardoli yang dicalonkan Partai Nasdem untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 2 nomor urut 11 itu.

“Kami rindu dengan adanya wakil rakyat dari daerah perbatasan Riau – Sumut ini, karena selama ini belum ada anggota DPRD dari sini, sehingga pembangunan banyak yang tidak sampai, “kata Nasir Sihotang, salah seorang Tokoh warga.

Nasir minta kepada Mardoli untuk bersungguh sungguh berjuang bersama masyarakat dengan melakukan pendekatan etika dan harus diupayakan lawan menjadi kawan.

“Jangan memeluk gunung kalau tangan tak sampai, tapi berjuanglah agar tangan itu bisa sampai, ” ungkap Nasir.

Senada dengan itu, beberapa tokoh lain, seperti Nainggolan, Sirait dan Rajagukguk juga Bertekad mendukung mardoli sepenuh hati.

Bahkan pada saat itu juga beberapa warga langsung membentuk barisan pendukung yang mereka namakan “Mardoli Lovers”.

“Kami Siap menjadi Relawan untuk Mardoli, mengumpulkan sumbangan, termasuk menyediakan ojek gratis bagi pemilih untuk menuju TPS,”kata seorang pemuda ber api api yang langsung mengeluarkan uang sumbangan ratusan ribu dari dompetnya.

Dari Mantri Keliling Sampai Pejuang Petani Sawit

Siapakah Mardoli? 

Sekitar 15 tahun lalu, tepatnya tahun 2003, datanglah ke Bondar Tambusai Barat seorang anak muda gagah dengan membawa sebuah tas berisi pakaian, alat suntik dan obat.

Pemuda yang memperkenalkan dirinya bernama Mardoli bermarga Pasaribu itu merantau dari tanah kelahirannya Aek Kanopan, Sumatera Utara (Sumut).

Mardoli yang dilahirkan pada 26 Januari 1981 itu, datang ke Tambusai Barat setelah menamatkan pendidikannya di Akademi Perawatan (Akper) Deli Tua tahun 2002.

Dengan bermodalkan keahlian keperawatan yang dimilikinya, Mardoli pun berkeliling dari kampung ke kampung menjadi mantri kesehatan swasta mengobati warga yang sakit atau menyunatkan anak anak.

Saat bertugas menjadi mantri keliling itu pula kemudian laki laki supel itu menemukan pendamping hidupnya Erlina Siregar yang kini telah memberinya lima orang buah hati yakni, empat laki laki dan satu perempuan.

Secara perlahan kehidupan Mardoli pun kian meningkat, masyarakat di wilayah Tambusai Barat pun mengakuinya sebagai tokoh yang disegani disana serta tempat meminta pendapat dan menyampaikan keluh kesah.

Buktinya, seabrek organisasi dipercayakan kepada Mardoli, diantaranya adalah Ketua Forum Petani Sawit Swadaya Tambusai Sejahtera.

Bahkan, forum itu membawahi 4 desa di Kecamatan Tambusai, yakni desa Batas, Talikumain, Sei Kumango dan Tambusai Barat, dengan jumlah keanggotaan petani sawit sekitar 2000 petani.

“Di Forum Petani Sawit Swadaya itu, kita secara terus menerus membicarakan serta menyuarakan keluhan petani sawit,” kata Mardoli kepada PoskoNews.com, Minggu (30/9/2018).

Berkat perjuangannya yang intens di organisaai Forum Petani Sawit Swadaya itu juga, Mardoli beberapa waktu lalu pernah berbicara di depan 80 perwakilan kedutaan di Jakarta pada acara Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS).

Atas dukungan masyarakat Tambusai Barat serta Petani sawit itu agar dirinya maju di pencalonan legislatif Rohul, Mardoli mengucapkan terima kasih dan siap berjuang bersama rakyat.

“Saya siap berjuang membawa aspirasi dari Tambusai Barat dan Sei Kumango, warga perbatasan ini Rindu Wakil Rakyat dari sini, karena warga merasa selama ini pembangunan tidak optimal sampai ke wilayah ini,” kata Mardoli optimis. (Rizal Thamrin) 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan