Jadi Polisi, Anak Tukang Becak Cium Kaki Ayah di Jalanan

PoskoNews.com–Foto siswa Diktuk Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Muh Aswar asal Kabupaten Pangkep memeluk bapak penarik becak motor (Bentor) kini menjadi viral di media sosial.

Diketahui bahwa bapak penarik bentor itu adalah ayah dari siswa polisi yang memeluknya. Hal tersebut terungkap setelah akun Instagram @spnpoldasulsel memposting foto keduanya.

Pria paruh baya yang sedang menunggu penumpang di pinggir jalan terkejut dihampiri oleh Polisi, lengkap dengan lambang korps dan membawa tas hitam bertuliskan Polri.

Dalam keterangan akun @spnpoldasulsel itu menulis bahwa sang polisi menemui ayahnya yang sedang menunggu penumpang di pinggir jalan.

“Siswa Diktuk SPN Polda Sulsel bernama MUH. ASWAR Pleton 2-A/I asal Kab. Pangkep ini langsung berlutut mencium kaki Bapaknya “SALAMUDDING” yang berprofesi sebagai Tukang Bentor ketika menemuinya yang sedang mangkal dipinggir jalan menunggu penumpang,” tulis @spnpoldasulsel dilihat Okezone Selasa (20/11/2018).

Dalam postingan itu, Aswar disebutkan bahwa sebelum mengikuti pendidikan di SPN Polda Sulsel dikenal rajin membantu orang tuanya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, rendah hati dan taat beribadah.

“Siswa MUH. ASWAR ini sangat bangga karena bisa mengikuti Pendidikan di SPN Polda Sulsel yg nantinya akan mengabdikan diri kepada Negara, berkat kegigihan belajar, usaha dan do’a serta restu org tua akhirnya cita-citanya terkabulkan,” tulis @spnpoldasulsel.

Pelukan sang Bapak disambut hangat oleh Aswar dengan ciuman yang mendarat di pipinya sambil menjinjing tas yang dibawanya saat itu.

Kesedihan Aswar meluap saat pelukan sang Bapak dirasakan. Betapa harunya pria paruh baya yang berprofesi sebagai Tukang Bentor ini mendapati anaknya bisa mengikuti Pendidikan di SPN Polda Sulsel yang nantinya akan mengabdikan diri kepada Negara.

Hal inipun dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, saat dikonfirmasi. Dicky, mengatakan ini sebagai wujud bakti anak kepada orangtuanya, bahwa anak ini bisa masuk menjadi anggota polri tanpa dan rekrutmen.

“Dilakukan transparasan dan anak siapapun dengan latar belakang bisa masuk dan dia bagus orangnya,” kata Dicky, Selasa (20/11/2018).

Dicky menyebut jika untuk menjadi anggota Polri siapapun bisa dengan latar belakang apapun asalkan memiliki kemampuan. Ia meminta masyarakat tak usah ragu apalagi mengunakan pengurus.

“Kalau masyarakat masuk saja. Jangan lagi harus bayar dan dan ini anak sangat berbakti kepada orangtuanya, menyekolahkan dia,” jelasnya.

Sumber : Okezone.com

Facebook Comments