DPRD Dan Pemkab Rohul Targetkan Lima Desa Kembali Sebelum Pemilu 2019

PoskoNews.com – DPRD besama Pemkab Rokan Hulu (Rohul), Riau bertekad  memperjuangkan lima desa yang berada di perbatasan dengan Kampar kembali masuk ke wilayah Rohul sebelum pelaksanaan Pemilu 2019.

lima desa yang sebelumnya masuk Kecamatan Kunto Darussalam dan Pagaran Tapah Darussalam itu yakni, Desa Rimba Makmur, Rimba Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar.

Kelima desa itu sebelumnya sudah bertahun tahun belum bisa dituntaskan antara Kabupaten Rohul dan Kabupaten Kampar.

Terakhir, Mahkamah Agung RI dalam amar putusannya bernomor 395K/TUN/2011 tanggal 10 September 2011 sudah membatalkan surat Mendagri 135.6/824/SJ 2 Maret 2010.

Kini lima desa itu masuk wilayah Kabupaten Kampar, sehingga Pemerintah dan DPRD Rokan Hulu masih berupaya agar Mendagri mengeluarkan Peraturan Mendagri agar lima desa itu kembali ke Rokan Hulu.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Rohul, Mazril, sejak awal terbentuknya Kabupaten Rohul, pembinaan dan pembangunan wilayah lima desa itu berasal dari APBD Rohul.

Selain itu, lanjutnya, sekitar 80 persen administrasi kependudukan (Adminduk) seperti, KTP, KK dan Akte kelahiran warga lima desa itu diurus melalui Rohul.

‘’Adminduk masyarakat lima desa itu sekitar 80 persen dari Kabupaten Rokan Hulu, begitu juga pembangunan disana dibiayai melalui APBD Rohul, itu alasan kita tetap memperjuangkannya, sementara APBD Kampar baru masuk kesana 2017 dan 2018,” kata Mazril usai hearing dengan Adwil Setda Rohul, Senin sore (11/2/2019).

Karena itu, lanjut politisi Gerindra itu, diharapkan Mendagri dapat menerbitkan Peraturan tapal batas Kabupaten Rohul dan Kampar, sehingga Lima Desa itu kembali ke Rohul.

“Apa lagi dalam peta sekarang ini, batas itu masih garis biru, tentu halnya masih bisa dilalukan terobosan dalam mengupayakan lima desa itu kembali ke Rohul,” tegasnya. (Adv Pemkab Rohul)