Hadapi Pemilu 2019, Demokrat Rohul Konsolidasi Dan Siapkan 3.030 Saksi TPS

PoskoNews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Rokan Hulu (Rohul), Riau menggelar konsolidasi dan silaturrahmi dengan PAC dan seluruh Calon Legislatif (Caleg), Minggu pagi (3/3/2019) di Sapadia Hotel.

Acara konsolidasi dihadiri pengurus teras dan Caleg Demokrat Rohul seperti Hariman Alqi, Sekretaris, Syahroni, Bendahara, M. Aidi SH, Ketua Pemenangan Pemilu Cabang (PPC), Wahyuni, Yon Maryono, Mufti Ali, Nur Zahra, Hamdan SE, M. Fadli, Mukmin Rangkuti, Niko Pelamunia, Dewit Susanti, Eva, Mukhlizar, Solihin, Rizki Ahmadi Putra, Fajri Umar, Nurdin Tambunan dan lain lain.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Rohul, Kelmi Amri SH, konsolidasi itu diadakan dalam rangka menghadapi Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Dalam konsolidasi ini kita juga menyusun saksi dari seluruh Dapil yang akan disiapkan sebanyak 3,030 Orang pada 1.515 TPS atau dua orang saksi per TPS sesuai aturan, ” kata Kelmi kepada PoskoNews.com, Minggu (3/3/2019).

Kelmi berpesan kepada seluruh Caleg dan semua komponen Partai Demokrat untuk memanfaatkan waktu yang tersisa, terutama dalam 20 hari ke depan.

“Tidak ada cara lain untuk meraih suara signifikan pada Pemilu nanti, kecuali para Caleg Demokrat bertemu langsung dengan masyarakat, Saya tak ingin ada kader demokrat gagal dalam merebut suara maksimal,” tegas Kelmi.

Disebutkan Kelmi, adalah suatu hal Yang paling menyakitkan ketika kita gagal merebut suara, padahal peluang itu ada, tapi kita bermalas malas, sehingga suara direbut partai lain

“Tetap lakukan kegiatan politik dalam 20 hari ke depan, Jangan lemah, terutama bagi basis basis suara caleg incumben, supaya tidak direbut kompetitor, saya yakin masih ada peluang bagi demokrat untuk mendapatkan suara signifikan ditengah masyarakat,” ungkapnya.

Kelmi juga mengingatkan para kader dan caleg demokrat, untuk merubah pola pikir (mindset) untuk mencari suara dengan uang.

“Kader partai demokrat harus membuang mindset itu, lakukan cara pendekatan dan menyapa pemilih atau berinteraksi dengan tokoh, pemuda, adat dan lain lain, karena sebagian besar pemilih sampai hari ini masih banyak yang belum menentukan sikap pilihan, ‘kata Kelmi. (Rpt)

Facebook Comments