Tuan Dahnil Malik Dikukuhkan Sebagai Datuk Bandaro Dan Ketua LKA Ujung Batu

PoskoNews.com –  Tuan Dahnil Malik M.Si, dikukuhkan Sebagai Datuk Bandaro dan Ketua LKA Ujung Batu, Rokan Hulu (Rohul), Riau Dalam suatu prosesi adat dan Pengosaman di gedung Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Ujungbatu, Rabu (6/3/2019).

Turut hadir pada prosesi itu Bupati Rohul diwakili Plt. Asisten III Sekda DR Dipendri, Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Risahondua SIK, M.Si, Danramil Tandun Kapten Inf. Saiful Amri, Ketua LAM Rohul, Forkompinda Rohul, Camat Ujung Batu, Mamak Soko, mamak Tungkek pematang Tebih dan desa Ngaso, Mamak pisoko, ketua LKA 5 kecamatan Ujung Batu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan undangan.

Pergantian Pemangku gelar Datuk Bandaro mamak Soko Suku Melayu godang, dari Pemangku yang lama yaitu Haji H Agam yang telah memangku jabatan selama 36 tahun, kini digantikan oleh Tuan Dahnil Malik M.Si.

Adapun tujuan acara prosesi Pangasoman ini sebagai legalitas formal, sedangkan tugas Pemangku gelar ini yang akan mengayomi kepada seluruh kemenakan dan anak cucu.

Dahnil Malik M.Si yang bergelar Datuk Bandaro yang dikukuhkan sebagai ketua LKA Ujung Batu menyebutkan bahwa dirinya akan mengupayakan dan terus menerapkan adat istiadat yang sudah lama dilaksanakan sejak dulu untuk mengantisipasi perubahan zaman, agar tidak tergerus oleh peradaban.

Dahnil juga meminta Pemkab Rohul agar mengucurkan kembali dana yang dulu pernah diberikan melalui Dinas Pariwisata untuk biaya operasional dan perawatan gedung LKA.

“Dulu kucuran dana dari Pemkab Rohul itu pernah ada, melalui dinas Pariwisata, kini sudah 3-4 tahunan dana itu hilang entah kemana, Kami butuh untuk perawatan gedung dan biaya operasional, kalau dana tidak ada darimana kita bisa merawatnya” ungkapnya.

Dilanjutkan Dahnil, wilayah Ujung Batu itu masyarakatnya heterogen, dan pihaknya mengharuskan kepada semua warga pendatang untuk masuk suku, kami terbuka dan siap mengayomi, sudah banyak juga warga pendatang dari Jawa yang sudah masuk suku”.

Disebutnya, wilayah Ujung Batu ini ada 5 suku, Suku Melayu Godang, Suku Melayu Tongah, Suku Menilang Tongah, Suku Menilang Godang dan Suku Caniago.

H.Nisa’i dengan gelar Datuk Pokomo mamak Soko dari Suku menilang tongah, sedangkan H. Helmi Nurdin Paduko Sindoro mamak Soko Suku Melayu Tongah, H.Alam Sudin Datuk Bijidirejo mamak Soko Suku meneliang godang, H. Ibnu Hajar Datuk Bimbo mamak Soko Suku Caniago, Dahnil Malik M.Si Datuk Bandaro mamak Soko Suku Melayu godang.

Selanjutnya H. Aman dengan gelar Datuk Paduko Sindo mamak pisoko suku Melayu Godang, Zakaria Datuk Paduko jelo mamak pisoko suku Caniago, H Syamsudin Datuk Ajo Tan Mudo mamak pisoko suku menilang Godang , H. Nazarudin Hamid Datuk Ajo nan Mudo mamak pisoko suku Melayu Tongah, H.Zainal Datuk Rangkayo Mudo, mamak pisoko suku menilang tongah.

“Keharusan masuk suku bagi warga yang datang dari luar daerah dan menetap di wilayah ini adalah tradisi adat yang sudah ditetapkan sejak dahulu, agar mereka menyatu denan adat setempat,” kata Datuk Bandaro. (Rpt)