Aroziduhu Laia, Mantan Jurnalis Dan Pekerja Yang Komit Perjuangkan Nasib Buruh

PoskoNews.com – “Jika diberi amanah oleh masyarakat, kita akan berkomitmen, memperjuangkan nasib buruh dan mengawal anggaran pembangunan sampai ke desa desa,”

Itulah sepenggal visi dan misi yang terungkap dari tutur Aroziduhu Laia, Calon Legislatif (Caleg) Nomor urut 1 Partai Bulan Bintang (PBB) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Laki laki kelahiran Bawo Farono, Nias pada10 Oktober 1970 itu, sudah belasan tahun beradaptasi dan berkecimpung di tengah masyarakat Rohul Negeri Seribu Suluk ini, dikenal supel dan mudah bergaul.

Loading...

Bahkan masyarakat Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, mempercayakan Aroziduhu menjadi Kepala Dusun disana selama 2 periode yakni sejak 2009 sd 2018.

“Syukur bang, untuk kontestasi politik Pemilu 2019 ini, saya dipercaya dan dicalonkan PBB jadi caleg dari Dapil IV Rohul, saya sedang berusaha dan fokus berjuang merebut simpati pemilih, “kata Aroziduhu yang juga Ketua Persatuan Keluarga Nias Rohul itu kepada PoskoNews.com, Selasa (19/3/2019).

Aroziduhu yang sudah malang melintang di berbagai daerah itu dikenal sebagai “petarung” memperjuangkan hak hak masyarakat.

Seperti saat masih berada di Kabupaten Siak, Aroziduhu pernah menjalani profesi Jurnalis atau Wartawan tahun 2000 – 2006, sekaligus Sekretaris Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) disana, sebelum hijrah ke Rohul.

Dalam pandangan Aroziduhu, Rohul Sebagai daerah yang dikenal memiliki perusahaan perkebunan sawit terbesar di Provinsi Riau, menjadi salah satu tujuan para pencari kerja (Pencaker).

Kebanyakan dari pencaker luar daerah ini memilih sebagai buruh harian lepas di perusahaan perkebunan kepala sawit.

Dari sekian banyak tenaga kerja pendatang tersebut, apa yang menjadi hak mereka setelah puluhan tahun bekerja masih kerap kalu terabaikan.

“Jika ditanya kesalahan siapa, mungkin sulit kita menyalahkan pemerintah daerah, karena luasnya cakupan wilayah yang dikenal sebagai Negeri Seribu Suluk itu,” ungkapnya.

Karena itu, Aroziduhu Laia, memiliki komitmen memperjuangkan nasib tenaga kerja perusahaan yang terabaikan, terutama pekerja dari Suku Nias yang masih banyak ditemukan belum mendapatkan hak sepenuhnya.

Aroziduhu lalu menontohkan, status pekerja yang sudah puluhan tahun sebagai Buruh Harian Lepas (BHL) kurang diperhatikan.

“Persoalan ini menjadi momok menakutkan bagi pekerja, sebab status yang tidak tetap, membuat perusahaan dengan mudah mem PHK BHL tersebut,” jelasnya.

Tidak sekedar itu, Dia juga memiliki keinginan memperjuangkan hak kesehatan bagi mereka yang bekerja di perusahaan yang belum mendapat jaminan kesehatan dari perusahaan, hal ini juga jadi catatan penting.

“Kita juga akan mendata mana warga Nias yang belum memiliki identitas kependudukan Kabupaten Rohul seperti KTP E, Kartu Keluarga dan Akte lahir.

“Saya juga berniat dan perjuangkan akan mencari lahan, agar nantinya warga Nias bisa tinggal di satu kampung,” ungkapnya.

Di lain pihak, Aroziduhu juga berharap Rohul yang dikenal Hetetogen, Pemkab Rohu diharap bisa membuka jalan bagi setiap suku untuk mengembangkan warisan budaya daerahnya.

“Budaya dari masing-masing daerah di Nusantara harus dilestarikan. Kita akan dorong pemerintah daerah agar membuka jalan bagi setiap suku melaksanakan budaya tradisional itu sendiri,” harapnya.

Selamat berjuang bro Aroziduhu Laia, moga sukses mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk duduk di Gedung terhormat “Panglima Sulung”. (Rizal Putra Thamrin)

Facebook Comments