Bupati Sukiman Buka BID Cluster Satu 7 Kecamatan

PoskoNews.com – Bupati Rokan Hulu H. Sukiman membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster 1 Tahun 2019, terdiri dari Tujuh Kecamatan, yakni Ujung Batu, Tandun, Kabun, Rokan IV Koto, Pendalian IV Koto, Pagaran Tapah Darussalam dan Kunto Darussalam di Lantai II Kantor Lembaga Kerapatan Adat (LKA), UjungBatu, Rohul, Kamis (1/8/2019)

Pembukaan BID itu dihadiri Kadis PMPD Rohul Margono S.Sos M.Si, Kapolsek Ujung Batu Kompol Edward Palis ST, Perwakilan Danramil Ujung Batu S.Arif, Datuk Bendaharo Tuan Dahnil Malik .MSi, Camat Ujung Batu Ari Gunadi S.STP, Camat Pagaran Tapah Darussalam Fisman Hendri S.Hut, Camat Kunto Darussalam Ruslan S.Sos, Camat Rokan IV Koto M. Abrar, Camat Pendalian IV Koto Afkar S.Sos, Camat Kabun Anang Perdana Putra S.STP, Camat Tandun M. Rodi S.Sos

Hadir juga para Kepala Desa dan Ketua BPD se 7 Kecamatan BID Cluster 1,  Pendamping Lokal Desa (PLD) dan TPID

Camat Ujung Batu Ari Gunadi S.STP Mewakili Panitia menyebutkan, Bursa Inovasi Desa tahun 2019 ini merupakan kali kedua, tetapi dengan pola baru,

Karena untuk tahun 2019 dibagi beberapa Cluster. Untuk klaster 1 terdiri dari 7 kecamatan, yaitu Kecamatan Ujung Batu, Kecamatan Tandun, Kecamatan Kabun, Kecamatan Rokan IV Koto, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam dan Kecamatan Kunto Darussalam serta yang terdiri dari 49 Desa.

“Peserta Bursa Inovasi Desa terdiri dari Panitia pelaksana dari pendamping desa dan pendamping lokal Desa serta Ketua dan anggota TPID Kecamatan yang berjumlah 80 orang, perwakilan pemerintahan desa 3 orang per desa, Kepala Desa dan Ketua BPD dan tokoh perempuan seluruhnya berjumlah 147 orang,” kata Aru Gunadi.

Diharapkan kepada kepala desa bahwasanya program inovasi Desa ini takkan berhasil secara sempurna tanpa dukungan dari kepala desa dan ketua BPD, karena inovasi Desa ini tetap sesuai dengan RKPDes masing-masing.

Sementara  Bupati H. Sukiman berharap kepada Kades untuk menggunakan ADD dan DD dengan sebaik-baiknya dilaksanakan untuk kemajuan Desa masing-masing.

– Pada Bursa Innovasi Desa ini ada beberapa kategori seperti Infrastruktur, Kewirausahaan dan SDM. Para Kades bisa melihat potensi-potensi desa sehingga apa yang cocok dilakukan di desa itu bisa untuk dilaksanakan.

Disebutkan Sukiman Pengembangan BID di desa harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa dan kemampuan dana yang dimiliki oleh masing-masing desa.

“Oleh karena itu Kita berharap setelah kepala desa dan BPD melihat atau mendapatkan pelajaran dan mendapatkan pemahaman, Kita berharap Bapak Ibu sekalian dengan sungguh-sungguh sehingga Dana yang dikeluarkan memiliki manfaat untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Dijelaskan Bupati, tujuan BID ini salah satunya juga mendukung percepatan membangun desa menata kota, agar pembangunan ini benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat, bukan hanya sekedar slogan tetapi benar-benar dilaksanakan oleh masing-masing desa.

“Kenapa karena masing-masing Desa sudah ada dana yang diberikan kepada Desa, sehingga dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya yang sesuai dengan aturan yang berlaku dan berkoordinasi yang baik antara DPD dan seluruh tokoh masyarakaat, Dengan harapan desanya bagus, Kecamatannya bagus dan kabupaten juga bagus.

“Diibukanya bursa inovasi Desa Cluster 1 ini diharapkan Negeri Seribu suluk menjadi negeri yang maju, yang rukun dan sejahtera sehingga menjadi Negeri yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur,” pungkasnya. (Adv/Pemkab Rohul)