HMI Rohul Menyayangkan Pemerintah Tidak Mampu Bersikap Tegas Terkait Kabut Asap

PoskoNews.com–Kabut asap masih menyelimuti Kabupaten Rokan Hulu, dan Riau Umumnya Sampai Hari ini jum’at (13/09/19).

Data yang di peroleh dari Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau Yohanes menyampaikan Jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Riau mencapai 4.306 orang. Data tersebut bersumber dari hasil rekap kunjungan Masyarakat ke pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di 12 Kabupaten Kota yang ada di Riau.

Dua hari lalu Yohanes menyampaikan data yang masuk jumlah korban ISPA di Rokan Hulu mencapai 418 orang, sampai hari ini bisa jadi bertambah karna dapak kabut asap yang semakin tebal.

Hal ini membuat Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu Syukri melalui Sekretaris Umum Dika oktaviani dan Pengurus HMI Cabang Rokan Hulu angkat bicara.

Menurut Dika, Kabut asap di Riau bukan karna kebakaran, melainkan di bakar oleh oknum-oknum perusahaan perkebunan yang tidak bertanggung jawab yang ingin mencari kekayaan dari Riau, salah satunya dengan cara membakar Hutan dan lahan untuk mereka tanami kembali. Hal ini tentu harus kita kutuk, karna ulah segelintir orang Masyarakat banyak yang jadi korban.

Di tempat yang sama Wikki Yuliandra SM. Selaku Pengurus HMI Cabang Rokan Hulu juga menyampaikan kritiknya terhadap pemerintah.

Pemerintahan hari ini hampir sama dengan pemerintahan sebelumnya, tidak mampu mengatasi kebakaran Hutan dan lahan. Mereka sepertinya lebih cenderung menyediakan obat dan pelayanan kesehatan bagi korban ISPA dari pada mencegah kebakaran itu sendiri.

Bisa kita lihat, belum ada pernyataan Tegas dari Gubernur Riau serta Kapolda Riau apa tindakan selanjutnya mengenai kebakaran yang mengakibatkan kabut Asap ini semakin tebal.

Lebih lanjut di katakan Wikki, beberapa Instansi Pemerintahan malah asyik membagikan masker ke masyarakat yang itu tak akan berdampak serius untuk mengurangi korban-korban ISPA selanjutnya, apalagi masker yang mereka bagikan bisa di katakan Masker Yang hanya bisa sekali pakai. Ini sungguh miris, Tanpa Pemerintahan yang kuat, Masyarakat banyak yang akan selalu jadi korban.(Rif)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.