5 Tutorial Android untuk Membuat Aplikasi Sederhana

5 Tutorial Android untuk Membuat Aplikasi Sederhana

PoskoNews.com–Seiring berkembangnya teknologi pengoperasian gawai pintar, kini Anda dapat membuat aplikasi sederhana secara mandiri. Salah satu yang akan dijelaskan lewat artikel ini adalah tutorial android sederhana untuk membuat aplikasi lewat Android Studio.

Android adalah sistem operasi hasil pengembangan Google yang dikembangkan dari kernel
Linux serta beberapa perangkat lunak open source lainnya. Ia dirancang untuk untuk perangkat elektronik layar sentuh seperti smartphone dan tablet ynag kita ketahui sampai sekarang.

Sementara itu, beralih pada aplikasi, ragam perangkat lunak pada Android adalah hasil
kombinasi dari berbagai komponen yang kemudian digabungkan satu per satu. Selain produkpengembang terkenal, setiap individu kini dapat membuat aplikasi sederhana.

Sebagai contoh, Anda dapat mengikuti tutorial Android untuk membuat aplikasi sederhana
menggunakan Android Studio. Cara ini mudah dan dapat diikuti oleh siapapun, meski harus
diperhatikan dengan seksama. Ikuti langkahnya di bawah ini…

5 Tutorial Android Membuat Aplikasi Sederhana

1. Mulai Proyek Baru di Android Studio

Tutorial Android pertama untuk membuat aplikasi sederhana adalah membuka Android Studio,lalu pilih “Start a new Android Studio project”. Terdapat laman yang meminta Anda untukmengisi sejumlah data, mulai dari nama aplikasi, domain perusahaan, dan lain-lain.

Pastikan Anda memilih minimum OS Android untu menjalankan aplikasi tersebut secara tepat. Barulah kemudian laman Activity muncul dan beri namanya. Setelah itu, ketuk “FINISH” dan Anda akan beralih pada laman berikutnya, yakni tampilan environment Android Studio.

2. Memahami Tampilan Environment Android Studio

Bagi kalangan awam, tampilan environment Android Studio bakal tampak membingungkan.
Namun jangan khawatir, Anda cukup fokus pada isian “MainActivity” dan “activity_main.xml
yang memiliki definisi serta fungsi tertentu untuk Anda gunakan.

MainActivity merupakan class java untuk Activity yang telah dijelaskan pada poin atas. Lewat MainActivity, Anda bakal menjalankan coding untuk memproses pembuatan aplikasi. Sementara itu, activity_main.xml adalah data xml untuk class MainAcvitity.

3. Pastikan Tampilan Aplikasi Selaras

Sambil memproses coding, Anda dapat mengecek penampilan aplikasi tersebut. Tutorial Android yang satu ini penting untuk diperhatikan agar Anda dapat memantu tampilan pada aplikasi kelak. Cara itu dilakukan sesuai penjelasan terkait activity.xml tadi.

Pastikan pemilihan warna, susunan, tata letak dan elemen lainnya dapat selaras. Lewat tahapan tutorial Android yang satu ini, Anda dituntut untuk dapat menampilkan user interface dan user experience yang baik agar kelak aplikasi tersebut nyaman digunakan oleh para user.

4. Uji Coba Aplikasi

Setelah semua rampung, jalankan aplikasi yang telah Anda buat dengan mengetuk tombol play. Saat tampilan dialog muncul, Anda diminta untuk memilih di mana aplikasi tersebut bakal dijalankan. Segera sambungkan smartphone Android Anda untuk mengujicoba aplikasi tersebut.

Akses menu developer options di menu setting Android, kemudian pilih opsi USB Debugging. Klik “Allow” untuk memasang aplikasi tersebut dalam ponsel. Tak berapa lama kemudian, aplikasi yang Anda buat dapat diakses. Cek secara seksama pada tahap ini.

5. Perbaiki dan Sempurnakan

Sambil diperiksa satu per satu setiap elemen, pastikan tidak ada kesalahan. Usahakan Anda sendiri nyaman saat mengaksesnya, kalau perlu biarkan orang lain atau salah satu teman yang ahli untuk mencoba. Selain ponsel, Anda dapat menjalankan aplikasi di emulator khusus.

Selesai! Jika sudah, Anda bisa menggunakan dan mengunggah ke Play Store dengan syarat dan ketetuan yang berlaku. Selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.