Catatan Kecil Pembangunan, “Bujang Atau Dara Itu Bernama Rokan Hulu”

PoskoNews.com – Hari Ulang Tahun (HUT) merupakan satu sejarah yang menarik untuk dikenang dan di rayakan. Hal itu merupakan refleksi dalam menapaki jalan kehidupan sambil merenung apa yang sudah dilakukan dan target apa yang sudah dicapai, untuk kemudian melakukan instropeksi diri berbuat lebih baik lagi.

Demikian pula halnya dengan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, yang pada hari ini, Sabtu 12 Oktober 2019, memasuki usia ke 20 tahun, sejak dilahirkan 12 Oktober 1999 lalu melalui Undang Undang No 53 tahun 1999.

Ibarat Bujang tampan atau Dara Cantik, Dia akan terus menggeliat dan terbangun melangkah meninggalkan masa kecilnya. Siap menghadapi musim pancaroba menuju kedewasaan.

Para Pemuda atau Gadis saat ini banyak yang galau jika menghadapi usia yang baru saja menghadapi pancaroba ini, takut kalau ulang tahunnya tidak ramai dirayakan, entah karena orang lain malas buat merayakan, atau karena dia nggak punya pacar yang untuk ngasih suprise.

Reaksi galaunya pun macam-macam, ada yang nulis banyak kartu ucapan terus dimasukkin ke kotak surat rumah sendiri, ada yang pura pura SMS kemana mana, seakan-akan banyak orang yang ngucapin, ada yang foto sambil pura-pura niup lilin di kue, padahal fotonya sendiri pake timer, ada yang nyebur diri sendiri di kamar mandi pake sabun, shampoo, dan terakhir sikat gigi. (Sory dikit ngelantur)

Namun, sesungguhnya perayaan ulang tahun sebuah daerah, termasuk Rokan Hulu ini, mestinya jangan sampai hanya sekedar peringatan saja. Tanpa adanya kesungguhan pemangku negeri untuk terus menata kota dan membangun desa seperti visi dan slogan saat kampanye, maka peringatan itu akan menjadi sia sia.

Sebagaimana diketahui, masyarakat terutama di pelosok dan pinggir daerah kebanyakan hanya menikmati sebagian kecil kue pembangunan.

Mereka sesungguhnya belum begitu merasakan keberhasilan kemajuan, karena kecilnya alokasi pos anggaran APBD untuk membangun infra struktur di wilayah tinggalnya.

HUT Rokan Hulu ke 20 ini, sebaiknya menjadikan momentum untuk refleksi tingkat keberhasilan pembangunan daerah ini.

Tingkat keberhasilan itu bukan diperlihatkan dengan banyaknya jumlah bangunan bergengsi dan kegiatan seremonial hura hura, namun, yang terpenting bagaimana pembangunan bisa menyentuh hajat hidup, terutama kebutuhan dasar warga Rohul.

HUT Rohul ke 20 juga, sebaiknya dimaknakan sebagai pelengkap untuk memacu diri pimpinan publik untuk berbuat lebih baik lagi, tidak hanya sekedar terlihat bagus tampak luarnya saja untuk dipuji daerah lain.

Kemajuan dan peningkatan kesejahteraan penghuni kabupaten harus merupakan tali temali yang saling mengikat dengan peradaban yang berkembang di daerah ini.

Makna yang dapat diambil atas peringatan HUT Rohul ke 20, sesungguhnya terletak pada kiprah sungguh-sungguh aparatur daerah memajukan kesejahteraan umum. Di luar itu hanyalah sekedar pelengkap yang bernama tampak luar.

Bravo, Si Bujang Tampan Rokan Hulu.. Bangkit dan Jayalah Negeri ku. (Yusrizal Thamrin)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.