Demokrat Kenalkan Balon Bupati Rohul Pada Musancab Serentak 26 Okt 2019

PoskoNews.com – Sekitar 700 Pengurus Ranting Partai Demokrat Se Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau kembali akan “membirukan” ibu kota Rohul, Pasir Pengaraian, Sabtu (26/10/2019) nanti.

700 Pengurus Ranting Demokrat Rohul itu akan berdatangan untuk menghadiri agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak memilih Ketua Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) 16 Kecamatan Se Rohul.

Menurut Ketua DPC Demokrat Rohul, Kelmi Amri SH, Agenda Musancab serentak itu sekaligus dijadikan sebagai momen berbenah dan konsolidasi pasca Pemilu 2019 lalu.

“Agenda pertama kita pasca Pemilu 2019 adalah Musancab ini untuk memilih ketua-Ketua Kecamatan pada16 Kecamatan di Rohul,” kata Kelmi Amri kepada PoskoNews.com, Senin (21/10/2019)

Disebutkan Kelmi, pada acara Musancab itu selain dihadiri 700 peserta dari seluruh desa kecamatan, juga akan hadir Pengurus Demokrat Kabupaten serta Ketua DPD Partai Demokrat Riau H.Asri Auzar
Serta Rombongan.

“Tidak hanya itu, pada acara pembukaan nanti kita akan Perkenalkan Seluruh Bakal Calon Bupati Rohul yang mendaftar ke Partai Demokrat Sebagai langkah awal kita menghadapi pilkada 2020,” ungkap Kelmi yang juga mantan Ketua DPRD Rohul itu

Dijelaskan Anggota DPRD Riau itu, dengan Menghadirkan para Balon Bupati yang mendaftar di Demokrat itu agar para kandidat melihat dan berkenalan langsung dengan segenap pengurus ranting Demokrat.

“Sehingga para kader nantinya tidak kaget Siapa calon Bupati yang akan diusung dan  ditetapkan DPP atas pertimbangan DPC dan DPD,” ungkapnya.

Selain itu juga, lanjut Kelmi, pengurus Demokrat akan memperlihatkan kepada para bakal calon Bupati Rohul, bahwa Demokrat lah partai yg paling Siap pada pilkada 2020 nanti.

“Kita berani menyatakan paling siap, sebab konsolidasi yang kita lakukan bukan main-main, tapi terstruktur dan terukur, sementara para kader kita sudah siap menunggu perintah dari atas hingga ke bawah dan kita solid,” pungkas Kelmi. (Rpt)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.