Diterima Bupati Sukiman, Pemkab Rohul Raih Opini WTP dari BPK RI

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) meraih prediket Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD tahun 2018. Piagam tersebut langsung diterima oleh Bupati Rohul H. Sukiman.

Penyerahaan Piagam Penghargaan WTP, Selasa (29/10/19) juga bersamaan acara Seminar APBN dan Kebijakan Dana Transfer tahun anggaran 2020, di Ballroom Hotel Arya Duta Pekanbaru, dibuka Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

Dalam sambutannya, Gubri mengapresiasi Kabupaten yang telah mendapatkan WTP atas LKPD tahun 2018. “Semoga ini menjadi motivasi untuk menambah anggaran kedepannya dan lebih berbuat maksimal,” kata Gubri

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman didampingi Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si menyampaikan terima kasih kepada semua pihak termasuk para OPD yang telah serius bersama-sama hingga Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mendapatkan predikat WTP ini.

Hal ini tambah Sukiman, kedepannya akan menjadi cambuk untuk bekerja sebaik-baiknya, karena untuk mempertahankan predikat ini pastinya banyak tantangan serta memerlukan keseriusan dan komitmen semua pihak.

Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati Sukiman mengaku pihaknya terus menyikapi dengan mendata perusahaan perusahaan yang ada di wilayah Rohul yang nantinya akan penertiban dan peningkatan dalam penerimaan pajak sesuai dengan Perintah Gubernur Riau tentang PAD.

“Setahu saya, info dari Pak Gubernur Riau untuk seluruh Provinsi Riau ada lebih kurang 2,5 juta perusahaan dan yang baru terdata tertib pajaknya sekitar 1,2 juta maka kami berkomitmen dengan pemerintah Provinsi untuk bersinergi dalam hal tersebut,” tekad Sukiman

Turut hadir pada acara itu, Sekretaris Daerah Rohul H. Abdul Haris, S.Sos MSi, Asisten I, Muhammad Zaki, Asisten II Ir Ruslan, Inspektur Inspektorat Rohul H. Helfiskar, SH. MH, Kepala BPKAD Suharman SP dan Kepala DPMPD Margono.

Sementara itu, acara dengan tema “Tingkatkan Sinergi untuk Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Negara yang Kredibel” dengan pelaksana Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Riau.

Beberapa pokok pembahasan dalam kegiatan tersebut tentang kebijakan penyaluran DBH triwulan IV yang dapat digunakan untuk menyelesaikan kurang bayar sampai dengan tahun 2019 sambil memperhitungkan lebih bayar tahun sebelumnya untuk beberapa daerah.

Melanjutkan kebijakan berdasarkan realisasi penerimaan negara untuk penguatan implementasi penggunaan 25% DBH dan DAU untuk belanja infrastruktur publik.

Selanjutnya transfer ke daerah dan Dana Desa (TKDD) APBN 2020 bertujuan untuk mendukung perbaikan kualitas layanan dasar publik di daerah, akselerasi daya saing, mendorong belanja produktif yang dapat meningkatkan aset daerah. (Adv/Kominfo Rohul)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.