Berikut Cara Perubahan Gaya Hidup Dapat Mengurangi Risiko Alzheimer

Menjaga otak tetap terlibat dengan aktivitas yang menantang dan merangsang dapat membangun cadangan kognitif

Penyakit Alzheimer adalah gangguan neurodegeneratif progresif yang ditandai dengan hilangnya ingatan, penurunan kognitif, dan perubahan perilaku. Penyakit ini merupakan penyebab paling umum demensia pada orang dewasa yang lebih tua, yang menyebabkan penurunan fungsi otak seiring berjalannya waktu. Meskipun tidak ada obat untuk Alzheimer, perubahan gaya hidup dan gaya hidup sehat dapat secara signifikan mengurangi risiko terkena penyakit ini. Membuat perubahan positif pada gaya hidup Anda dapat membantu. Perubahan ini dapat membantu melindungi dari penurunan kognitif dengan mengurangi peradangan, meningkatkan aliran darah ke otak, dan mendorong pertumbuhan koneksi saraf baru. Di bawah ini kami membagikan daftar perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko Alzheimer.

Perubahan gaya hidup ini dapat mengurangi risiko Alzheimer:

1. Menjaga pola makan yang sehat

Pola makan yang kaya buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, protein rendah lemak, dan lemak sehat dapat mendukung kesehatan otak dengan menyediakan nutrisi penting dan antioksidan yang melindungi dari kerusakan sel dan peradangan. Pola makan seperti Mediterania dan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit Alzheimer.

2. Berolahraga secara teratur

Aktivitas fisik yang teratur meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi peradangan, dan mendorong pertumbuhan sel-sel dan koneksi otak baru. Olahraga juga membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, yang terkait erat dengan penurunan kognitif.

Latihan Menyenangkan untuk Musim Hujan

Kredit Foto: Pexels

3. Tetap aktif secara mental

Menjaga otak tetap aktif dengan aktivitas yang menantang dan merangsang dapat membangun cadangan kognitif, yang membantu menjaga fungsi otak seiring bertambahnya usia. Latihan mental juga dapat meningkatkan pertumbuhan koneksi saraf baru.

4. Dapatkan tidur yang berkualitas

Tidur yang berkualitas sangat penting bagi kesehatan otak, karena memungkinkan otak membersihkan racun dan memperkuat ingatan. Kurang tidur kronis dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer. Usahakan untuk tidur selama 7-9 jam per malam.

bagaimana tidur meningkatkan kecantikan

Kredit Foto: Unsplash

5. Kelola stres

Stres kronis dapat menyebabkan peningkatan peradangan dan berdampak negatif pada fungsi otak. Mengelola stres secara efektif dapat mengurangi efek berbahaya ini dan mendukung kesehatan otak secara keseluruhan.

6. Tetap terhubung secara sosial

Interaksi sosial merangsang otak, membantu mengurangi stres, dan dapat melindungi dari penurunan kognitif. Berinteraksi dengan orang lain memberikan dukungan emosional dan dapat membantu menjaga otak tetap aktif.

Tambahkan keterangan gambar di sini

Kredit Foto: iStock

7. Mengontrol kesehatan kardiovaskular

Kesehatan kardiovaskular berkaitan erat dengan kesehatan otak. Kondisi seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dengan merusak pembuluh darah di otak.

8. Hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan

Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak sel-sel otak dan pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif dan penyakit Alzheimer. Menghindari kebiasaan ini dapat melindungi kesehatan otak.

Tambahkan keterangan gambar di sini

Kredit Foto: iStock

9. Terus pelajari keterampilan baru

Terus mempelajari keterampilan baru dan memperoleh pengetahuan baru dapat meningkatkan plastisitas otak, kemampuan otak untuk beradaptasi dan membentuk koneksi baru. Hal ini dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

10. Memantau kesehatan pendengaran dan penglihatan

Kehilangan pendengaran dan penglihatan dapat menyebabkan isolasi sosial, berkurangnya stimulasi kognitif, dan meningkatnya risiko penurunan kognitif. Mengatasi masalah ini dapat membantu menjaga kesehatan otak dan fungsi kognitif. Lakukan pemeriksaan pendengaran dan penglihatan secara teratur, dan atasi masalah apa pun dengan segera.

Ikuti kiat-kiat ini sedini mungkin untuk mengurangi risiko terkena Alzheimer.

Penafian: Konten ini, termasuk saran, hanya menyediakan informasi umum. Konten ini sama sekali bukan pengganti opini medis yang berkualifikasi. Selalu konsultasikan dengan spesialis atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. NDTV tidak mengklaim bertanggung jawab atas informasi ini.

Sumber