Indonesia akan lakukan tiga perbaikan untuk mudik lebaran 2025

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumumkan kementeriannya akan melakukan tiga upaya peningkatan angkutan mudik pada 2025.

“Pertama, perbanyak tempat istirahat di banyak tempat,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela rapat koordinasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat di Jakarta, Rabu.

Upaya kedua adalah merevitalisasi Pelabuhan Bojonegara di Kabupaten Serang, Banten.

“Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sudah menyetujui untuk membuka akses jalan bagi truk agar tidak langsung masuk ke Pelabuhan Merak,” kata Sumadi.

Terakhir, kementerian berencana untuk memanfaatkan on-board unit (OBU), mekanisme pembayaran tol otomatis yang memungkinkan kendaraan lewat secara langsung tanpa berhenti di gerbang tol.

Sumadi menyoroti peningkatan kepuasan publik terkait mudik yang terus terjadi setiap tahunnya. Pada 2023, tingkat kepuasan publik tercatat sebesar 89 persen dan meningkat menjadi 90,05 persen pada tahun ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran arus mudik, dan semoga kita dapat terus berkarya di sektor transportasi dalam negeri,” ujarnya.

Menurut Sumadi, Presiden Joko Widodo tengah gencar memantau dan memberikan pengarahan terkait pelaksanaan arus mudik kepada Kementerian Perhubungan dan pemangku kepentingan lainnya.

Berdasarkan evaluasi dan pertemuan, muncul tiga langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan arus mudik ke depan, menurut Sumadi.

“Upaya itu akan kami laksanakan tahun depan,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sumadi mengajak para peserta pertemuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dan konkrit guna meningkatkan keselamatan dan kualitas transportasi darat di Indonesia.

Berita Terkait: Ombudsman berikan 9 saran untuk tingkatkan arus mudik lebaran
Berita Terkait: Gerakan Rakyat Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Ini Kata Menteri

Penerjemah: Muhammad Harianto, Resinta Sulistiyandari
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2024

Sumber