Indonesia dan Chile Memulai Pembicaraan untuk Meningkatkan Investasi Berdasarkan IC-CEPA

Jakarta. Indonesia dan Chile telah memulai negosiasi dalam kerangka Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Chile (IC-CEPA), yang bertujuan untuk meningkatkan peluang investasi.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menandatangani perundingan investasi tersebut dengan Claudia Sanhueza, Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Internasional Chile, di auditorium Kementerian Perdagangan di Jakarta, Kamis.

“Ini adalah peluang besar bagi Indonesia untuk memasuki pasar yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, khususnya pasar non-tradisional. Kami melihat Amerika Latin, khususnya Chile, sebagai negara pertama yang menjalin kemitraan dengan kami,” kata Jerry Sambuaga.

IC-CEPA awalnya ditandatangani pada tahun 2017 oleh Menteri Perdagangan saat itu Enggartiasto Lukita dan Menteri Luar Negeri Chile saat itu.

Jerry mengatakan, investasi kedua negara akan terus tumbuh dengan adanya perundingan ini. “Investasi sudah ada dan saya yakin akan merambah ke sektor perdagangan,” jelasnya.

Sanhueza menyampaikan sentimen serupa setelah penandatanganan, dengan menekankan pentingnya negosiasi investasi untuk meningkatkan pembangunan antar negara.

Bulan lalu, Indonesia mengirimkan misi dagang ke Chile untuk memanfaatkan pakta perdagangan yang mulai berlaku pada tahun 2019 dengan lebih baik. Selama kunjungan dua hari pada tanggal 9-10 Mei, sembilan perusahaan Indonesia mempresentasikan model bisnis mereka kepada perusahaan lokal, termasuk perusahaan ritel terbesar di Chile. perusahaan, Cencosud.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, neraca perdagangan Indonesia dengan Chile pada tahun 2023 tercatat surplus sebesar $139,2 juta. Ekspor Indonesia ke Chile pada tahun 2023 senilai $312,6 juta, sedangkan impor dari Chile sebesar $173,4 juta. Volume perdagangan bilateral mencapai $110,6 juta dalam tiga bulan pertama tahun 2024.

Ekspor Indonesia ke Chile antara lain mineral, tembaga, produk kimia, suku cadang otomotif, komponen elektronik, makanan, dan minyak sawit.

CEPA menghapus 89,6 persen pos tarif untuk barang-barang Indonesia yang memasuki pasar Chili, menandai perjanjian perdagangan bebas bilateral pertama Indonesia dengan negara Amerika Latin.

Tag: Kata Kunci:

Sumber