Solusi berbasis alam (NbS) bukanlah sebuah konsep baru, namun penerapannya di Indonesia masih terbatas.

Mengingat kekayaan keanekaragaman hayati, garis pantai yang luas, dan tutupan hutan yang luas, negara ini mempunyai posisi yang baik untuk menerapkan NbS secara efektif. Namun, tantangan dalam mengadopsi solusi berbasis alam cukup luas dan mencakup pengukuran dampak, pendanaan dan investasi serta hambatan peraturan.

Namun, hal ini berpotensi menjadi salah satu investasi utama dalam bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang dapat ditawarkan Indonesia ke pasar internasional di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, alam dan keanekaragaman hayati semakin mendapat perhatian dalam bidang investasi karena faktor lingkungan dan keberlanjutan semakin menjadi perhatian dalam praktik bisnis saat ini.

Iklim dan alam saling terkait erat, begitu pula keanekaragaman hayati dan perubahan iklim. Menurut perkiraan Forum Ekonomi Dunia, alam menyumbang lebih dari setengah produksi ekonomi global. Melestarikan dan memulihkan alam dipandang perlu untuk mengurangi bahaya iklim, serta mendapatkan manfaat sebagai bagian dari ekonomi hijau di masa depan.

Standar berkelanjutan adalah salah satu tren yang harus diadopsi oleh perusahaan saat ini, tidak hanya untuk kepatuhan atau manajemen risiko tetapi juga sebagai peluang untuk memikirkan kembali model bisnis mereka. Hal ini akan bermanfaat bagi berbagai instrumen investasi LST, termasuk NbS.

Setiap Senin

Dengan wawancara eksklusif dan liputan mendalam mengenai isu-isu bisnis paling mendesak di kawasan ini, “Prospek” adalah sumber yang tepat untuk tetap menjadi yang terdepan dalam lanskap bisnis Indonesia yang berkembang pesat.

untuk mendaftar buletin kami!

Silakan periksa email Anda untuk berlangganan buletin Anda.

Lihat Buletin Lainnya

Solusi berbasis alam, menurut Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam dan Sumber Daya Alam, mengatasi tantangan masyarakat melalui tindakan untuk melindungi, mengelola dan memulihkan alam secara berkelanjutan, serta memodifikasi ekosistem, yang akan memberikan manfaat bagi manusia dan lingkungan. NbS menargetkan tantangan-tantangan besar seperti perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, ketahanan pangan dan air, hilangnya keanekaragaman hayati, kesehatan manusia dan faktor-faktor lain yang penting bagi pembangunan berkelanjutan.

Sumber