Menteri Hasan: Kalimantan dan Papua pegang masa depan pertanian Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan masa depan pertanian Indonesia dan potensi swasembadanya ada di wilayah Papua dan Kalimantan.

“Saya sudah sampaikan kepada (Presiden terpilih) Prabowo dan (Presiden) Jokowi. Masa depan kita di Kalimantan dan Papua, tanahnya luas. Di sana kita bisa bangun mekanisasi (pertanian) untuk jagung, tebu, atau padi,” kata Hasan saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Senin (8/7).

Menteri tersebut menjelaskan, Indonesia tidak bisa lagi hanya menggantungkan produksi pertaniannya di Jawa karena lahan pertanian di pulau terpadat di negara ini semakin menyempit akibat pembangunan.

Hasan menggarisbawahi perlunya dukungan dari pulau-pulau lain jika pemerintah menargetkan swasembada komoditas pertanian utama, seperti beras dan gula.

“Lahan (di Jawa) makin menyempit karena sudah berubah jadi pabrik atau perumahan. Kalau kita ingin swasembada gula atau beras, itu tidak mungkin bisa dilakukan hanya di Jawa saja,” kata Mentan.

Berita Terkait: Papua Barat bisa jadi lumbung padi empat provinsi: menteri

Hasan juga menyoroti dampak buruk ketergantungan produksi pertanian terhadap Jawa, termasuk volatilitas harga dan menurunnya produktivitas, yang memaksa pemerintah mengandalkan impor untuk memenuhi permintaan dalam negeri.

Menteri tersebut menegaskan, hal itu semakin menempatkan Indonesia pada risiko ketika negara lain membatasi ekspornya, seperti larangan ekspor beras baru-baru ini di India yang menjadi sumber pasokan Indonesia, sehingga menyebabkan harga komoditas itu di dalam negeri melonjak.

“Oleh karena itu, sebagaimana yang disetujui (Presiden terpilih) Prabowo, masa depan kita ada di Papua dan Kalimantan, di mana kita bisa membangun mekanisasi (pertanian),” kata Hasan.

“Kita harapkan dengan begitu, swasembada gula dan beras bisa kita wujudkan dalam lima tahun, asalkan kita serius dan DPR mendukung,” ujarnya.

Berita Terkait: Menteri Luncurkan 500.000 Hektar Lahan Pertanian di Papua Selatan

Berita Terkait: Penguatan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan di ibu kota baru

Penerjemah: M Harianto, Nabil Ihsan
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Hak Cipta © ANTARA 2024

Sumber