Pemerintah, IIX akan luncurkan obligasi oranye di Indonesia – Pasar

Indonesia akan memperkenalkan sekuritas di bawah Orange Bond Initiative, kelas aset pertama di dunia yang dirancang khusus untuk investasi yang bertujuan mengatasi kesenjangan gender sekaligus memperhatikan dampak perubahan iklim, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan di pasar modal.

Prakarsa tersebut membahas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-5 tentang kesetaraan gender, yang dilambangkan dengan warna oranye, dengan memobilisasi modal untuk mendukung bisnis dan organisasi yang mempromosikan peluang ekonomi bagi perempuan, terutama dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan meningkatkan akses keuangan bagi perempuan dan kelompok terpinggirkan lainnya.

“Dukungan pembiayaan obligasi tematik untuk ekosistem UMKM masih terbatas. Peluncuran obligasi oranye ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pembiayaan tersebut dan mendukung UMKM yang berfokus pada masyarakat dan perempuan,” kata Yanuar Nugroho, Koordinator Tim Pakar SDGs Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam jumpa pers pada hari Rabu.

Negara ini membutuhkan Rp 24 kuadriliun (US$ 1,48 triliun) untuk menutup kesenjangan di sektor keuangan guna mencapai target SDG-nya, Yanuar melanjutkan, dan obligasi baru tersebut dapat memenuhi sebagian kebutuhan keuangan tersebut.

Baca juga: Dana global menarik diri dari obligasi Indonesia: Bloomberg

“Bappenas mendukung obligasi oranye. Obligasi oranye diharapkan dapat memainkan peran penting dalam mengatasi kesenjangan dengan menyediakan modal bagi proyek-proyek yang berfokus pada keberlanjutan dan kesetaraan gender,” katanya.

Setiap Senin

Dengan wawancara eksklusif dan liputan mendalam tentang berbagai isu bisnis paling mendesak di kawasan ini, “Prospects” adalah sumber informasi terpercaya untuk tetap menjadi yang terdepan dalam lanskap bisnis Indonesia yang terus berkembang pesat.

untuk berlangganan buletin kami!

Silakan periksa email Anda untuk berlangganan buletin Anda.

Lihat Lebih Banyak Buletin

Angela Ng, COO dari Impact Investment Exchange (IIX), mengatakan obligasi oranye dapat memobilisasi sekitar $10 miliar dan berpotensi memberdayakan hingga 100 juta perempuan dan minoritas gender pada tahun 2030.

Sumber