Persiapan semakin matang untuk kunjungan Paus ke Indonesia – Masyarakat

Reparasi untuk kunjungan pertama Paus Fransiskus ke Indonesia semakin intensif dua bulan menjelang jadwal kedatangannya di awal September, dengan berbagai badan pemerintah, mulai dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Agama, hingga aparat keamanan, meningkatkan koordinasi mereka dengan Nunsiatur Apostolik, kedutaan besar Vatikan, di Jakarta.

Sementara itu, gereja-gereja Katolik di seluruh negeri tengah mengorganisasi jemaat yang antusias untuk menghadiri Misa yang akan diselenggarakan di stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta Pusat pada hari ketiga kunjungan Paus, yakni pada tanggal 5 September. Sekitar 70.000 orang diperkirakan akan menghadiri kebaktian tersebut.

Menurut siaran Takhta Suci di Roma, Paus berusia 87 tahun itu akan tiba di Jakarta pada 3 September dan dijadwalkan menerima sambutan resmi dari Presiden Joko “Jokowi” Widodo di Istana Negara keesokan harinya.

Selanjutnya, Paus akan menyampaikan pidato di berbagai lokasi berbeda termasuk Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal, yang terakhir merupakan rumah ibadah terbesar di Indonesia dan masjid terbesar di Asia Tenggara.

Fransiskus juga dipastikan menandatangani deklarasi kemanusiaan bersama Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar.

Baca juga: Umat ​​Katolik Indonesia sambut gembira rencana kunjungan Paus

Setiap Senin, Rabu, dan Jumat pagi.

Dikirim langsung ke kotak masuk Anda tiga kali seminggu, pengarahan yang dikurasi ini memberikan ikhtisar ringkas tentang isu-isu terpenting hari itu, yang mencakup berbagai topik mulai dari politik hingga budaya dan masyarakat.

untuk berlangganan buletin kami!

Silakan periksa email Anda untuk berlangganan buletin Anda.

Lihat Lebih Banyak Buletin

Karena kunjungan Paus diperkirakan akan menarik banyak orang dan dapat terbukti menantang secara fisik, pemerintah telah mengintensifkan upaya untuk memastikan kesejahteraan Paus.

Sumber