Investing.com – Ekuitas Indonesia melemah pada penutupan hari Rabu karena pelemahan di bursa saham dan sektor-sektor lain yang mendorong saham melemah.

Pada penutupan di Jakarta, indeks turun 0,04% dan mencapai level terendah baru dalam 6 bulan.

Peraih keuntungan terbesar pada sesi ini adalah Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (JK :), yang naik 1,733.33% atau 2,080.00 poin diperdagangkan pada 2,200.00 pada penutupan. Metropolitan Kentjana Tbk (JK:) bertambah 1,186.90% atau 24,925.00 poin menjadi berakhir pada 27,025.00 dan Properti Surga Indonesia (JK:) naik 933.33% atau 980.00 poin menjadi 1,085.00 di akhir perdagangan.

Yang mengalami kerugian terbesar termasuk Industri Tekstil Ever Shine (JK :), yang kehilangan 99,52% atau 5.374,00 poin pada perdagangan pada pukul 26.00 di akhir perdagangan. PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (JK 🙂 turun 98,57% atau 207,00 poin menjadi berakhir pada 3,00 dan Visi Media Asia Tbk (JK 🙂 turun 98,33% atau 295,00 poin menjadi 5,00.

Jumlah saham yang mengalami penurunan melebihi jumlah saham yang meningkat sebanyak 475 berbanding 200 dan 149 berakhir tidak berubah di Bursa Efek Jakarta.

Dalam perdagangan komoditas, Minyak mentah untuk pengiriman Agustus turun 0,42% atau 0,34 menjadi $80,37 per barel. Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman bulan Agustus turun 0,41% atau 0,35 menjadi $84,98 per barel, sedangkan kontrak Emas Berjangka bulan Agustus naik 0,05% atau 1,25 dan diperdagangkan pada $2,348.15 per troy ounce.

USD/IDR turun 0,14% menjadi 16,353.00, sementara AUD/IDR naik 0,08% menjadi 10,909.65.

Indeks Dolar AS Berjangka tidak berubah 0,00% pada 104,87.



Sumber