JAKARTA (Reuters) – Seorang penyerang siber menyusupi pusat data nasional Indonesia dan meminta uang tebusan sebesar $8 juta, kata Menteri Perhubungan seperti dikutip kantor berita Antara, Senin. Serangan itu mengganggu beberapa layanan pemerintah, terutama di bandara pekan lalu.

Sumber