Pemilik Liverpool Fenway Sports Group dalam pembicaraan mengenai pembelian klub Prancis Bordeaux

LiverpoolPemilik klub Fenway Sports Group (FSG), sedang dalam pembicaraan untuk membeli klub Prancis Bordeaux.

FSG berada dalam “tahap awal dialog dan keterlibatan”, kelompok tersebut mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa. Bordeaux juga mengonfirmasi pembicaraan dalam sebuah pernyataan mereka sendiri.

Akan ada proses uji tuntas menyeluruh untuk menilai kelayakan kesepakatan dan memastikan kedua belah pihak cocok satu sama lain.

Ada pengakuan bahwa Bordeaux merupakan pilihan yang baik bagi FSG, tetapi diakui pula bahwa ada banyak masalah yang dapat mencegah terwujudnya kesepakatan apa pun.

Setiap tim yang dibeli oleh FSG akan menjadi entitas yang berdiri sendiri, tidak memiliki hubungan langsung dengan Liverpool, dengan keinginan dari para pemilik agar klub yang mereka beli mempertahankan independensi dan identitasnya.

menyelami lebih dalam

MASUK LEBIH DALAM

Mengapa FSG mengejar model multi-klub dan apa keuntungannya bagi Liverpool?

Saat mengonfirmasi pembicaraan dengan FSG, Bordeaux mengumumkan bahwa mereka mengajukan banding atas keputusan Direction Nationale du Controle de Gestion (DNCG, badan yang bertanggung jawab mengawasi keuangan klub sepak bola Prancis) yang menurunkannya dari divisi kedua Prancis ke divisi ketiga.

Bordeaux mengatakan mereka mengajukan banding atas keputusan tersebut guna menyediakan jaminan yang diperlukan untuk pembiayaan musim kompetisi 2024-25 mendatang. Klub tersebut menambahkan bahwa rencana untuk menjual saham mayoritas kepada FSG telah disampaikan kepada DNCG pada Selasa pagi dengan negosiasi yang masih berlangsung.

Bordeaux dinyatakan bangkrut pada tahun 2021 ketika pemilik mereka yang berkebangsaan Amerika, King Street, menyatakan tidak akan lagi mendukung klub tersebut secara finansial, dan mereka dibeli oleh pengusaha Spanyol-Luksemburg, Lopez, pada bulan Juni tahun itu.

Sudah jelas bahwa FSG ingin memperluas ke model multi-klub sejak penunjukan Michael Edwards ke posisi senior dalam grup pada bulan Maretyang mencakup mantan eksekutif Liverpool yang mengambil alih pengawasan operasi sepak bola klub.

Edwards kemudian menunjuk Pedro Marques dari Benfica sebagai direktur pengembangan sepak bola, dengan pria berusia 41 tahun itu dianggap sebagai sosok yang ideal untuk ambisi FSG yang memiliki banyak klub. Marques melapor kepada Julian Ward, yang ditunjuk sebagai direktur teknis FSG pada bulan Mei dan yang bertugas untuk memimpin pengelolaan operasi sepak bola dari klub mana pun yang bergabung dengan grup tersebut.

menyelami lebih dalam

MASUK LEBIH DALAM

Siapa Pedro Marques, direktur pengembangan sepak bola baru FSG?

Bordeaux adalah salah satu klub terbesar di Prancis, memenangkan gelar enam kali dan mencapai perempat final Liga Champions pada 2009-10, tetapi mengalami kesulitan keuangan dalam beberapa musim terakhir.

Klub tersebut terdegradasi ke Ligue 2 setelah finis di dasar klasemen pada musim 2021-22 dan belum kembali ke kasta tertinggi Prancis, setelah sebelumnya hanya menghabiskan satu musim di luar divisi tersebut antara tahun 1949 dan 2022. Di bawah mantan pemain sayap Liverpool Albert Riera, Bordeaux finis di peringkat ke-12 di Ligue 2 pada musim 2023-24.

(Franck Fife/AFP melalui Getty Images)

Sumber