Perkelahian besar terjadi saat pemain Uruguay menyerbu pendukung Kolombia di tribun setelah kalah di semifinal Copa América

Bergabunglah dengan Fox News untuk mengakses konten ini

Anda telah mencapai jumlah artikel maksimum. Masuk atau buat akun GRATIS untuk melanjutkan membaca.

Dengan memasukkan email Anda dan menekan lanjutkan, Anda menyetujui ketentuan Fox News Syarat Penggunaan Dan Kebijakan pribadiyang mencakup kami Pemberitahuan Insentif Keuangan.

Silakan isi alamat email.

Adegan mengerikan terjadi di akhir Piala Amerika semifinal pada Rabu malam saat pemain Uruguay berkelahi dengan penggemar Kolombia di tribun.

Setelah Kolombia mengalahkan Uruguay1-0, untuk melaju ke final Copa América, suasana berubah menjadi kekerasan ketika kamera menangkap pemain Uruguay, yang tampaknya dipimpin oleh Darwin Núñez, berjalan ke tribun dan melemparkan pukulan ke arah penggemar Kolombia.

Pihak keamanan di Stadion Bank of America di Charlotte, Carolina Utara, berusaha menahan para pemain, tetapi keadaan sudah menjadi terlalu buruk.

KLIK DI SINI UNTUK LIHATAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM

Pemain Uruguay hadapi fans Kolombia di tribun

Facundo Pellistri dari Uruguay bereaksi terhadap para penggemar di tribun setelah pertandingan semifinal CONMEBOL Copa América 2024 antara Uruguay dan Kolombia di Stadion Bank of America pada 10 Juli 2024 di Charlotte, Carolina Utara. (Gambar: Buda Mendes/Getty Images)

Núñez tampak melemparkan beberapa pukulan dalam video perkelahian yang muncul, sementara bek uruguay José María Giménez juga melontarkan pukulan.

Para penggemar Kolombia melawan, saling melemparkan pukulan sementara yang lain melemparkan benda ke arah perkelahian yang sedang terjadi.

LIHAT MOMEN INI DI X

Setelah keadaan akhirnya tenang, semua orang ingin mencari tahu mengapa pemain Uruguay melompat ke tribun dan berkelahi dengan penggemar. Giménez mengatakan keluarga pemain Uruguay dalam bahaya.

AMERIKA SERIKAT TERSINGKIR DARI COPA AMÉRICA SETELAH KEKALAHAN YANG MENYEDIHKAN DARI URUGUAY

“Harap berhati-hati karena keluarga-keluarga berada di tribun. Mereka menyerbu semua keluarga kami, sebagian penggemar Kolombia dan mereka tidak mengizinkan kami berbicara di mikrofon,” kata Giménez kepada Fox Sports dalam sebuah wawancara berbahasa Spanyol yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. “Saya akan mengatakannya sekarang karena saya tahu saya bisa. Karena jika tidak, mereka akan memotong pembicaraan Anda.

“Ini bencana. Keluarga kami dalam bahaya. Kami harus naik ke atas tribun sesegera mungkin untuk menyelamatkan orang-orang yang kami cintai dengan bayi yang baru lahir. Itu bencana.

“Saya berharap mereka yang mengorganisir ini lebih berhati-hati dengan keluarga, orang-orang, dan orang-orang di sekitar stadion. Ini bencana karena semua pertandingan sama saja. Keluarga-keluarga menderita karena beberapa orang yang minum satu atau dua teguk alkohol yang tidak tahu cara minum, yang berperilaku seperti anak-anak dan tidak sopan.”

Argumen Giménez bahwa pemain Uruguay melindungi keluarga mereka ditegaskan kembali oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay Ignacio Alonso.

Darwin Nuñoz berlari

Darwin Nuñez dari Uruguay bereaksi terhadap para penggemar setelah pertandingan semifinal CONMEBOL Copa América 2024 antara Uruguay dan Kolombia di Stadion Bank of America pada 10 Juli 2024 di Charlotte, Carolina Utara. (Gambar: Buda Mendes/Getty Images)

“Para pemain Uruguay memiliki reaksi naluriah, yang merupakan hal yang wajar, yaitu membela dan melindungi anak-anak yang berada di sisi tribun, yang menjadi korban serangan, para wanita, orang tua, anggota keluarga terdekat, saudara kandung,” dia berkata dalam wawancara berbahasa Spanyol yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

CONMEBOL, badan pengatur Copa América di Amerika Selatan, merilis pernyataannya sendiri, yang menyatakan bahwa mereka mengutuk keras “setiap tindakan kekerasan yang memengaruhi sepak bola.”

“Pekerjaan kami didasarkan pada keyakinan bahwa sepak bola menghubungkan dan menyatukan kita melalui nilai-nilai positifnya. Tidak ada tempat bagi intoleransi dan kekerasan di dalam dan luar lapangan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Sebelum perkelahian terjadi di tribun penonton, situasi sudah memanas antara kedua tim di lapangan. Pertama, Daniel Muñoz dikeluarkan dari lapangan setelah menerima dua kartu kuning, sehingga Kolombia harus bermain dengan satu orang sepanjang babak kedua. Muñoz menyikut pemain Uruguay Manuel Ugarte, yang menyebabkan wasit mengeluarkan kartu kuning keduanya.

Kemudian, di akhir pertandingan, pemain dan staf dari kedua tim terlihat terlibat perkelahian di tengah lapangan, sempat terjadi dorong-dorongan sebelum akhirnya bubar.

Meskipun emosi memuncak selama acara olahraga apa pun, tidak ada seorang pun yang ingin melihatnya meluap seperti ini.

Pemain Uruguay hadapi fans Kolombia di tribun

Darwin Nuñez dari Uruguay bereaksi terhadap para penggemar di tribun setelah pertandingan semifinal CONMEBOL Copa América 2024 antara Uruguay dan Kolombia di Stadion Bank of America pada 10 Juli 2024 di Charlotte, Carolina Utara. (Gambar: Buda Mendes/Getty Images)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

CONMEBOL berharap final Copa América antara Kolombia dan Argentina hari Minggu ini tidak akan menyaksikan perilaku sembrono yang sama.

Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di Xdan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.



Sumber