Laman Ismailova

Budaya dan gaya hidup Montenegro akan disorot di National Carpet Museum, Berita Azer laporan.

Museum Nasional Montenegro akan mendemonstrasikan ciri-ciri nasional dan budaya masyarakat Montenegro melalui pameran “Beauty of Diversity”.

Diselenggarakan untuk pertama kalinya, pameran ini akan menampilkan lebih dari 170 pameran yang diciptakan oleh pengaruh budaya yang berbeda.

Pameran ini akan menampilkan kostum tradisional, aksesoris, sampel perhiasan, dan senjata abad ke-19 dan ke-20, yang mencerminkan kekhasan warisan kuno Balkan, Romawi, Bizantium, Yunani, dan Slavia.

Di antara yang dipamerkan, terdapat seperangkat kostum tradisional berhiaskan motif floral, geometris, dan zoomorfik yang menjadi elemen penting dan ciri utama identitas nasional masyarakat Montenegro kuno.

Sampel dengan cita rasa tinggi berdasarkan unsur pola, harmoni warna, dan bentuk ini dicirikan sebagai pakaian sehari-hari dan upacara penduduk Kristen dan Muslim di kota dan desa.

Kostum pria sebagian besar sederhana, sedangkan kostum wanita memiliki sulaman yang kaya dan lebih berwarna.

Proyek ini diselenggarakan bersama oleh Museum Karpet Nasional Azerbaijan dan Museum Nasional Montenegro dengan dukungan Kementerian Kebudayaan Azerbaijan dan Kementerian Kebudayaan dan Media Republik Montenegro.

Pameran “Beauty of Diversity” akan berlangsung mulai 14 Juni hingga 31 Agustus.

Didirikan pada tahun 1967, Museum Karpet Nasional menyimpan lebih dari 14.000 pameran karpet Azerbaijan terbaik.

Diprakarsai oleh seniman karpet ternama Latif Karimov, museum ini indah luar dan dalam.

Bangunan baru museum didesain berbentuk karpet yang digulung. Kini, museum ini menjadi tuan rumah berbagai acara, termasuk simposium internasional, konferensi, dan berbagai pameran.

Pada tahun 2019, museum ini menerima status nasional atas kontribusinya yang signifikan dalam mempromosikan seni tenun karpet Azerbaijan.

Pada tahun 2020, Museum Karpet memperkaya koleksinya dengan tumpukan karpet cantik yang dibeli Kementerian Kebudayaan pada Sartirana Textile Show di Italia.

Karpet Guba “Ugakh” abad ke-19 disumbangkan ke Museum Karpet, sedangkan karpet Garabagh “Chelebi” memperkaya koleksi museum cabang Shusha.

Selama empat tahun, Museum Karpet memenangkan Travellers' Choice Awards.

Penghargaan tersebut sekali lagi membuktikan bahwa aktivitas profesional Museum Karpet Nasional sangat diapresiasi oleh pengunjung dari seluruh dunia.

—-

Laman Ismayilova adalah staf jurnalis AzerNews, ikuti dia di Twitter: @lmntypewriterrr

Ikuti kami di Twitter @AzerNewsAz



Sumber